Remind: 1
9 September 2008
Sekitar dua hari yang lalu ketika aku berangkat ke kantor dengan naik motor grand yang setia menemani, aku sempat terkesima tatkala melihat ke dashboardÂ-nya beruntungnya kita yang terlahir di zaman ini, bersyukur banget dengan adanya alat transportasi ini…
Baru sekitar dua puluh menit lalu aku menutup pagar rumah kontrakan dan kini aku sudah satu kilo meter lagi sampai di kantor. It’s magic sejenak aku bayangin gimana kalau aku jalan kaki, bisa-bisa 3-4 jam lagi aku sampai di jalan ini, mungkin bagi orang-orang hari ini tidak lebih dari hari biasa dimana mereka melakukan aktivitas mereka, bagiku juga sih, tetapi di jalan ini aku merasakan sesuatu. Sesuatu yang kembali mengingatkan aku akan arti bersyukur walau terlihat keterlaluan tapi aku bersyukur banget aku masih diingatkan.
Posted
9 september 2008
Repackaged: 1
9 September 2008
Kemarin
aku lewat di depan Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan….
Dua
kali, yang pertama waktu aku dan orang kantor mau mengambil refill tinta dan yang kedua pulangnya…
Sekilas
bangunan berwarna hijau itu sangat kokoh, walau terdapat retakan disana-sini.
Sekejap mata aku langsung terpaku dengan bangunan itu. Bangunan di tengah kota dimana dikanan-kirinya terdapat
perkampungan yang lumayan padat. Siapa sangka, dinding dengan retakan
dimana-mana itu menjadi pemisah antara dua kehidupan. Walau agak miris dengar
kata kehidupan, tapi begitulah keadaannya. Kita tidak pernah tahu kehidupan apa
yang mereka jalani di dalam dan begitu sebaliknya bagi mereka. Aku rasa berita
di Koran atau televisi (yang mungkin bisa mereka nikmati di dalam sana) bisa memuaskan rasa hati mereka akan
yang namanya hidup bebas. Heee satu lagi kata HIDUP BEBAS…
Kata
itu begitu aneh buatku, apa makna hidup bebas, udara bebas dan lain-lain yang
selalu kita dengar setiap harinya. Apa kita merasa yakin kalau kita tidak di
dalam sana berarti hidup kita bebas, atau sebaliknya
kalau kita berada disana berarti kita tidak bisa menghirup udara bebas??
Posted 9 September 2008